Definisi Hakikat belajar dan pembelajaran
Hakikat sendiri berarti ungkapan atau makna yang mendasar
Belajar berarti proses usaha untuk mengetahui suatu hal baru atau dengan lain belajar merupakan proses mengetaui dari hal yang tidak tahu menjadu tahu
dan pembelajaran sendiri berarti proses interaksi antara pendidik/guru dengan peserta didik/siswa yang tersusun dalam adanya sistem, memiliki hubungan timbal balik dan saling bertukar fikiran atau informasi.
Tujuan belajar dan pembelajaran
Tujuan belajar diharapkan peserta didik mampu mengembangkan pengetahuan dan menjadikan peserta didik kreatif, inovatif agar mampu mengembangkan ranah kognitif, afektik dan psikomotorik. Dan Tujuan pembelajaran adalah agar peserta didik mengalami proses dan pendidik menjadikan dirinya sebagai fasilitator yang mengarahkan serta mendukung para peserta didik agar menjadi lebih baik lagi. Jadi memiliki hubungan timbal balik atau komunikasi dua arah yang saling berhubungan erat.
Ada faktor-faktor yang mempengaruhi belajar dan pembelajaran yaitu :
a. Faktor internal
Yaitu faktor yang ada pada dalam diri individu itu sendiri yaitu meliputi :
1. Faktor Fisiologis
Yaitu faktor yang berhubungan dengan fisik sang individu seperti keadaan jasmani dan fungsi jasmani. Keadaan jasmani sangat mempengaruhi proses belajar dan pembelajaran karena keadaan jasmani yang segar bugar dapat mempengaruhi sang individu untuk cepat memahami apa yang disampaikan peserta didik sedangkan keadaan jasmani yang kurang juga menghambat lancarnya proses belajar dan pembalajaran. Lalu fungsi jasmani atau fungsi fisik yang berjalan dengan baik sangat mempengaruhi jalannya proses belajar dan pembelajaran khususnya alat pancaindra.
2. Faktor Psikologis
Yaitu keadaan psikologis peserta didik yang mempengarungi belajar dan pembelajaran seperti
- Kecerdasan Siswa
Kecerdasan smenentukan kualitas belajar siswa, semakin tinggi kecerdasan sang siswa maka semakin besar juga peluang siswa meraih keberhasilan.
- Motivasi
Motivasi sangat mendukung dan mendorong sang siswa dalam meningkat keinginan sang siswa dalam belajar. Untuk itu orang tua maupun guru sangatlah berpengaruh dalam memotivasi sang siswa agar semangat dalam belajar meningkat
- Minat
- Minat
Jika tidak adanya minat sang siswa dalam belajar, maka proses pembelajaran akan menjadi sia-sia maka dari itu para pendidik diharapkan untuk dapat membangkitkan minat sang siswa dalam kelas.
- Sikap
Sikap siswa terhadap pembelajaran dapat dipengaruhi oleh performan sang pendidik itu sendiri, itu terlihat jelas dalam kelas ketika respon sang siswa dalam pembelajar merasa senang dan tertarik atau sebalikny,
- Bakat
Bakat yang sesuai dikembangkan pada bidangnya sangat mempengaruhi tingkat keberhasilan sang peserta didik, maka dari itu sang siswa harus mengenal dan mengembangkan potensi khusus apa yang ia miliki dan sebagai pendidik kita mengarahkan dan mensupport sang siswa.
b. Faktor eksternal
Yaitu faktor yang didapat dari luar diri sang individu, faktor eksternal sendiri terbagi menjadi 2 yaitu :
1. Lingkungan Sosial
- Lingkungan Sosial masyarakat
Lingkungan sosial masyarakat sang siswa sangat mempengaruhi belajar dan sikap siswa itu sendiri, seperti lingkungan yang kumuh dan lingkungan sosial yang tidak baik dapat menghambat proses belajar sang siswa.
- Lingkungan Keluarga
Keluarga sangatlah berperan penting dalam proses belajar sang siswa, keadaan keluarga yang harmonis dan mendukung juga memotivasi sang siswa belajar sangat mendorong sang anak untuk giat belajar dan sebaliknya keadaan keluarga yang tidak harmonis menghambat dan cenderung membuat minat sang siswa dalam belajar.
- Lingkungan Sekolah
Hubungan yang baik dengan teman-teman sekelas akan membuat sang siswa semangat untuk kesekolah dan belajar juga hubungan yang baik terhadap guru dan siswa juga menjadikan siswa semangat untuk mengikuti proses pembelajaran.
2. Lingkungan non sosial
- Lingkungan yang asri
Kondisi pembelajaran yang segar dan asri menjadikan siswa nyaman dalam proses belajar
- Faktor fasilitas
Kelengkanpan instrumental sarana dan prasana menjadikan tingkat pembelajaran siswa menjadi bersemangat seperti gedung sekolah yang bersih, juga kelengkapan kebutuhan siswa dalam proses belajar.
Cara meningkatkan minat siswa dalam proses belajar dan pembelajaran
Banyak cara yang bisa dilakukan para pendidik agar mendorong minat siswa dalam proses pembelajaran. Proses yang tidak monoton, mengubah suasana cara belajar dan pembelajaran yang biasa, memberikan instruksi yang jelas kepada siswa, memberikan siswa kesempatan dalam mengungkapkan pendapat, memberikan selangan game, gurauan dan quiz, menjadikan siswa merasa tidak terkekang dan tidak mendapatkan anacaman dalam proses belajar dan pembelajaran, terbuka dan lebih dekat dengan siswa, memberikan motivasi kepada siswa agar minat belajar semakin bertambah, mengenal dan mengetahui bakat para siswa masing-masing dan mengarahkannya, bersemangat dan menjadikan proses pembelajaran menjadi suatu hal yang menyenangkan, membantu siswa dalam memecahkan masalah dalam kelas dan menjadikan metode pembelajaran yang bervariasi juga membuat kompetisi positif yang memicu semangat belajar siswa.
