Kamis, 26 Oktober 2017

PERAN GURU DALAM PEMBELAJARAN

Guru sangatlah memiliki peran penting dalam pembelajran, sebab dialah yang mendidik, mengarahkan dan mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik. Tetapi menjadi seorang guru haruslah mamiliki kompetensi dan profesinal dalam mengajar. Dengan kata lain guru harus memiliki kemampuan tinggi dan tanggung jawab dalam proses pembelajaran. Menurut Kemendikbud sendiri kompetensi yang harus dimiliki guru yaitu :
1.    Kompetensi Profesional, guru harus memiliki pengetahuan yang luas dari subject matter  ( bidang studi) yang akan diajarkan serta penguasaan metodologi dalam arti memiliki konsep teoritis mampu memilih metode dalam proses belajar mengajar.
2.    Kompetensi Personal, artinya sikap kepribadian yang mantap sehingga mampu menjadi sumbr intensifikasi bagi subjek. Dalam hal ini berarti memiliki kepribadian yang pantas diteladani, mampu melaksanakan kepemimpinan seperti yang dikemukakan Ki Hajar Dewantara, yaitu “Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa. Tut Wuri Handayani”
3.    Kompetensi Sosial, artinya guru harus mampu menunjukkan dan berinteraksi sosial, baik dengan murid-muridnya maupun dengan sesama guru dan kepala sekolah, bahkan dengan masyarakat luas.
4.    Kompetensi untuk melakukan pelajaran yang sebaik-baiknya yang berarti mengutamakan nilai-nilai sosial dari nilai material

Peran guru uru adalah pelaku utama dalam proses berlangsungnya proses pembelajaran, tugas guru harus;ah mendorong atau memberi motivasi, membimbing dan juga memfasilitasi belajar peserta didik sehingga mencapai tujuan pembelajaran dan guru memiliki tanggun jawab terhadap tujuan tersebut dengan melihat dan menilai peserta didik yang ada didalam kelas untuk itu guru harus memiliki kompeten untuk mengenali jiwa peserta didik dan juga mengenali kelemahan dan kelebihan peserta didik tersebut. 

Menurut Drs. H. Abu Ahmadi dan Drs. Widodo Supriyono, peran guru dalam proses belajar berpustat pada: 
1.    Mendidik anak dengan memberikan pengarahan dan motivasi untuk mencapai tujuan, baik tujuan jangka pendek maupun tujuan jangka panjang;
2.    Memberi fasilitas, media, pengalaman belajar yang memadai;
3.    Membantu mengembangkan aspek-aspek kepribadian siswa, seperti sikap, nilai-nilai, dan penyesuaian diri.
Dalam aspek ini berarti guru bukanlah hanya menjadi motivator ataupun mengajar atau memberi ilmu pengetahuan tetapi guru juga membantu peserta didik memeliki karakter dan kepribadian yang baik. Untuk itu dalam proses pembelajaran guru tidak hanya mengajar soal materi pembelajaran saja, tetapi memiliki selingan memberikan nasehat yang baik juga meluruskan kesalahan yang terjadi. Guru juga membantu peserta didik dalam memecahkan masalah belajar yang mereka alami. 
Guru juga adalah sebagai perancang pembelajaran guru harus mampu merumuskan dan merancang bahan ajaran, mmpu me-manage waktu untuk dapat mencapai tujuan pembelajaran di setiap pertemuan, dan guru harus mampu menerapkan strategi dan metode untuk bisa menguasai dan mengelola kelas dan peserta didik mampu menerima materi yang disampaikan dan guru harus mampu menjadi fasilitator atau sumber ilmu terhadap peserta didik.


SPEECH CONTEST IN UNIVERSITY OF LANCANG KUNING

Yesterday our class got an information that our beloved campus has organized a speech contest. To be honest i want to join that competition but im not sure because we got a late information and im not sure that i will command the stage because i have no good prepare so i dont regist my name in that competition. And today is the competition day it’s start from 08.00 A.M. Actually we have a class of Introduction of Literature with Mr.Budi but he said we must came and support our friend who join the speech contest. So me and all my classmates went to that event.
This morning was a good weather, it’s not hot and it’s not rainy day.I think ini hari yang bagus untuk menyelenggarakan suatu acara. I saw all the participants, some of them look confused but some of them have a good confident too to join and show they materi today. And kompetisi pun dimulai, ya im so corious with all the participants today because i remember that Mr.Kurniawan as the committe of this event said this speech is memorized it’s mean there’s no paper right? But i the first participant is brought a paper, i thought that she will bring the paper just only wrote the point of her material. Im not say that her presentation is bad no im not to say that because she has a confident to join this event is so good but ya unfortunetelly that she just read the paper and i dont ger her contact to the audience.
And next the second paticipant, she come from the same faculty with me ya teacher training and education and ya we come from the same major englosh education department but with the diffrent class. I know she has a good confident to be a public speaker so i know she will give the best and ya appropriate with my guess, she looks awesome with her materials. She just brought her phone and write the point of her materials and explain about her theme and i think she choose a very interesting theme from all the opsion that has given from the committe.
Then it was the for the third participant, she looks confused but she cover it with her smile. She’s not brought any paper,phone or anything. I know what about her feeling because the participant that show before her is so good so maybe it’s make her confident broke. It’s a tighten moment and i can say it’s so akward moment when she wanted to explain her material but she suddenly blank about her material. I saw she dazed and stuck. She repeat her words again and again, but im so appreciate her job because show our material with no paper it’s not easy and when she stuck her friends give her support with applause and shout her name to give her strenght and ya it little bit work. Then she continue her material tought she was trembelling to say that. And i know that she didn’t convey all her material.

Then i saw some the next participans was good and some was get dazed to deliver their material but just she one participant that i think her experience is being a lesson for me. Yes, it’s the third it gives me a lesson if we want to join an event and we must have good prepare and command our material because if we don’t, it will be a akward moment on the stage. For everything that we do, we must give the best of us and don’t mind about the participants before us or the next just believe with ourself. 

Kamis, 19 Oktober 2017

TEORI-TEORI BELAJAR DAN APLIKASINYA

Ada 4 teori-teori dalam belajar yaitu :
1.      1,  Teori Behavioristik
Teori ini lebih bersifat pandangan terhadap aliran tingkah laku, dalam arti jika adanya stimulus (rangsangan) dari guru maka ada respon (reaksi) dari peserta didik. Contoh nya saja seperti seorang guru memberikan hadiah kepada siswa yang bisa menjawab pertanyaan yang dia berikan. Teori behavioristik dalam aplikasinya sendiri jika didalam belajar dan pembelajaran menggunakan sistem Teacher Center, atau guru adalah sebagai media utama atau media yang menyediakan materi dan peserta didik hanya akan menerima apa yang didapat dari guru saja.
2.    2.   Teori Kognitif
Teori ini lebih mengutamakan pengetahuan dan pengalam peserta didik dalam belajar. Proses belajar yang baik bisa terjadi apabila si pendidik memberikan kesempatan terhadap peserta didik untuk menemukan sendiri pengalaman yang ia jumpai terhadap pengalaman hidupnya. Dalam aplikasinya, teori kognitif menuntut siswa untuk aktif dalam proses pembelajaran namun pendidik juga haus ikut dalam keaktifan peserta didik juga.
3.     3.  Teori Humanistik
Teori ini lebih berpa cu terhadap perkembangan kepribadian manusia atau peserta didik itu sendiri. Pembangunan nilai-nilai positif dan membentuk karakter yang baik terhadap peserta didik adalah yang utama dalam teori ini. Dalam aplikasinya guru sebagai fasilitator juga membeikan motivasi yang dapat membangun kesadaran positif terhadap peserta didikdan juga sebagai pendamping belajar peserta didik. Peserta didik sendiri disini juga dituntut sebagai pelaku utama (Student Center) hal ini diharapkan agar peserta didik dapat memahami dan emnggali akan potensi yang ia miliki juga membnangun karakter yang positif terhadap dirinya dengan pengalaman belajar yang ia miliki.
4.       4. Teori Sibernetik
Teori ini adalah teori yang paling baru, teori ini sendiri lebih mengacu terhadap perkembangan teknologi dan sistem informasi sekarang ini. Tentu saja teori ini lebih mempermudah proses pembelajaran karena adanya teknologi yang mendukung. Teori ini juga masih termasuk atau mencakup teori kognitif. Tetapi teori ini benar-benar memfokuskan peserta didik untuk mencari informasi dan belajar dengan teknologi yang ada di zaman sekarang ini, dituntut untuk lebih kreatif dan peserta didik harus mampu aktif dalam proses belajar dan discovery informasi sebanyak-banyak nya agar lebih banyak mengetahui. Guru disini hanya sebagai penyedia sarana dan juga hanya sebagai pendamping dalam proses pembelajaran.

Pada hakikatnya kita sebagai seorang guru, haruslah mampu meletakkan teori dan cara apa yang cocok kita gunakan dan kita aplikasikan dalam proses pembelajaran karen pada dasarkan kemampuan peserta didik di kelas-kelas yang berbeda maka mereka akan memiliki cara belajar yang berbeda pula. Untuk itu kita harus mengetahu dan mencari tahu terlebih dahulu kemampuan siswa dalam kelas A atau B itu seperti apa lalu kita bisa mengaplikasikan teori apakah atau cara belajar seperti apakah yang bisa memicu minta dan respon peserta didik dalam proses pembelajaran. Guru juga harus pandai untuk menciptakan suasana kelas yang tidak monoton agar tidak membosankan intuk itu guru harus memiliki strategi sendiri dalam hal mengajarkan para peserta didik.


Selasa, 17 Oktober 2017

A PEACE OF HEAVEN IN UNIVERSITY OF LANCANG KUNING

Aku adalah salah satu mahasiswi Universitas Lancang Kuning jurusan pendidikan bahasa Inggris. Tak cukup sebuah buku untuk menceritakan kenapa aku bisa sampai ditempat ini, tetapi satu hal yang ku yakini, tempat ini adalah salah satu anugerah bagiku. Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, tempat ku menuntut ilmu setiap harinya, menjadi rutinitas utama ku. Setiap hari menuju kampus, membuat ku merasa senang selain aku bisa mendapat ilmu aku juga bisa bertemu teman-temanku. Tetapi hari itu, aku sudah menginjak semester 2, kejenuhan ku mulai terasa. Rasa lelah, bosan, dan malas seperti beradu didalam benakku bahkan terkadang untuk bangun pagi pun aku merasa malas karena mengingat kegiatan ku dikampus yang itu-itu saja rasanya ingin aku terlelap di kasurku sepanjang hari tanpa memikirkan perkuliahan, tugas, dan rutinitasku sehari-hari.
                Kala itu, tepat 6bulan yang lalu Ana teman sekamarku mengenalkan aku kepada seorang teman yang bernama Sandy. Dia anak yang sederhana, ramah dan benar-benar memiliki attitude yang baik. Jujur aku ini bukanlah seorang yang baik dalam sosialisasi, aku salah satu orang yang bisa dibilang introvert. Aku lebih memiliki banyak teman dari dunia maya bahkan sampai diluar Indonesia, tetapi di dunia nyata aku orang yang lebih tertutup dan tidak ingin memiliki teman yang banyak karena bagiku itu hanya merepotkan ku dan selama aku sebagai mahasiswi di Universitas Lancang Kuning, aku hanya memiliki seorang teman baik yang sangat mengenal ku dan paham dengan pribadiku dia adalah Devi.
Perkenalan itu dimulai sejak Sandy datang ke kos-kosan ku untuk bertemu Ana dan waktu itu aku diajak untuk berbincang-bincang dengannya aku hanya mengikut saja. Kami berkenalan dan dia anak yang aktif dalam berbicara, banyak pertanyaan yang dilontarkan dan susana itu menjadi tidak canggung walaupun kami baru berkenalan. Sandy adalah salah satu mahasiswa Universitas Lancang Kuning juga, dia duduk dijurusan kehutanan. Dan ia bertanya padaku “kamu suka sama alam gak?” lalu aku menjawab “biasa saja”. Dia hanya tersenyu mendengarnya dan suasana itu hening sejenak akhirnya dia memecahkan keheningan itu dengan bertanya “mungkin kamu akan berubah fikiran setelah aku ajak ke suatu tempat, aku sebut a peace of heaven of University of Lancang Kuning karena itu tempat yang sangat indah dan aku fikir kamu akan mencintai alam, kalau kau tidak keberatan besok sore aku aku menjemputmu untuk mengunjungi tempat itu, dan mungkin kau bisa belajar banyak soal sosialisasi yang baik disana” i think it sounds good so i accept that invitation.
Keesokan harinya kami pun pergi ke tempat itu, lokasinya tak jauh dari rektorat Universitas Lancang Kuning kami berjalan kaki. Sore itu, langit begitu terik dan tempat yang dituju benar-benar membuatku kecewa karen ku fikir lokasinya akan mudah untuk dikunjungi. Ternyata untuk menuju lokasi tersebut aku harus berjalan di semak dan begitu banyak pepohonan besar juga banyak nyamuk dan binatang melata lainnya. “A peace of heaven apaan, tempatnya kaya gini malah buat gatal-gatal yang ada” ketusku. Tetapi dia menjawab dengan sabar celotehku “nikmati saja perjalanannya, jangan banyak mengeluh. Akan terasa semakin lelah kalau kamu bersungut-sungut dalam perjalanan ini” aku pun tertegun dan diam jujur aku tidak bisa menikmati perjalanannya. Tiba-tiba saja kaki ku tergelincir, jalan ke situ tidak di aspal dan semalam hari hujan dan jalanan itu menjadi licin benar-benar hari yang sial bagiku. Sandy hanya tertawa tanpa menolong, aku bangkit sendiri dalam hati pun aku tak butuh bantuannya.
Setelah 15menit berjalan, aku melihat jalanan turunan dan aku bertanya “kita jalan kebawah?” lalu dia menjawab “ya, kita sampai”. Kami pun berjalan kebawah, dan kalian tak akan percaya akan apa yang aku lihat. “Ini tempatnya bagus bukan?” begitu katanya. Aku hanya tersenyum dan berlari ke arah tempat itu. Tempai itu seperti gubuk tetapi dalam ukuran besar bertingkat 2, diluar dihiasi dengan typografi kayu yang sudah dicat bewarna-warni  dengan beberapa quotes untuk mengajak kita mencitai alam dan melestarikannya. Tetapi 1 typografi yang membuat ku tertarik yang bertuliskan “Pendopo Kehutanan Universitas Lancang Kuning” ya itulah nama tempat itu, mereka menyebutkan a piece of heaven. Ya, benar aku setuju tempat itu begitu asri, nyaman dan damai.
Sandy memanggil “ayo masuk kedalam, akan ku kenalkan kamu kepada orang-orang yang tak akan pernah kau lupakan” aku mengikutinya dari belakang. Setelah masuk aku melihat ada 2 orang laki-laki yang ramah mereka antusias menyalam ku “Aku Adit, alumni fakultas kehutanan Lancang Kuning. Aku tidur disini, disini rumahku dan rumah kami semoga kamu suka berkunjung ke sini” lalu aku menjawab “Aku Friska, jurusan fkip bahasa inggris” dan satu lagi juga memperkenalkan namanya “Aku Dindra, aku mahasiswa semester 6 fakultas kehutanan aku juga tidur disini, sangat menyenangkan bisa kehadiran tamu dari fakultas lain kami sangan senang bisa memperkenalkan tempat ini” begitu dia memperkenalkan dirinya dengan ramahnya. Jujur, untuk ku yang seorang introvert agak sulit untuk ramah dengan orang-orang yang baru aku kenal. Tetapi mereka membuatku merasa nyaman dan aku menganggap mereka seperti abang-abangku sendiri. Mereka menyuruhku duduk dan menghidangkan minuman dan makanan yang mereka masak dengan gaya alam juga menyediakan buah-buahan. Aku sangat menikmati masa-masa itu.
Aku mulai bertanya kenapa mereka mau menghabiskan waktu mereka untuk tinggal dan hidup disini, mereka menjawab “Disini tempat yang nyaman, disini kamu bisa lebih bersyukur atas apapun yang kamu miliki. Ketika semua orang memasak dengan kompor gas, kamu harus sabar memasak dengan kayu api. Ketika kamu memiliki kamar mandi yang bagus dan bisa berlama-lama didalam, disini kita hanya memiliki 1kamar mandi umum yang harus dipakai bergantian dan itu melatih kita untuk efisien dalam waktu.” Aku hanya tersenyum didalam hati aku juga merasa aku orang yang tidak bersyukur atas semuanya yang aku miliki Kak Dindra menghentikan hening ku “Disini kita juga kerja sama, hidup bersosialisasi itu sangatlah penting. Kamu tau, sekalipun kamu pintar dan memiliki intelektual yang tinggi tetapi kamu seorang introvert dan tidak welcome kepada orang lain, itu sama saja bohong. Kerja sama itu hal yang terpenting dalam hidup, contohnya saja tempat ini. Yang membuatkan adalah anak-anak fakultas kehutanan, berterima kasihlah kepada mereka didaln hati, karena mereka kita bisa menikmati fasilitas disini, juga alat-alat disini dibeli bukan dengan pribadi tetapi dengan patungan. Begitu juga dengan typografi, kami semua bukan orang yang hebat dalam typografi tetapi ada 1orang yang bisa membuat typografi kami yang tidak bisa membuat papan dan membentuknya sesuai dengan katanya dan dia hanya tinggal menulisnya dengan cat. Saling membantu itu penting, interaksi dan kerja sama” lalu kak adit menyambung “Fris, kamu tau gak filosofi tempat ini? San, tadi dia ngeluh gak waktu jalan kesini” Sandy menjawab sambil tertawa “biasa bang cewek gak biasa di ajak ke tempat kaya gini” Lalu bang Adit menjelaskan filosofi tempat ini “di perjalanan pasti kamu merasa lelah, apalgi semalam hujan jalanan becek dan licin banyak nyamuk dan serangga bahkan katak. Banyak orang mengeluh ditengah perjalanan. Tetapi ketika kita menikmati perjalanan kamu sampai ke sini dan bertemu dengan kami dan tempat yang indah ini. Bukankah ini sama seperti hidup? Tak banyak yang perlu kita keluhkan, semuanya sudah diatur oleh Tuhan, kita cukup menjalani dan menikmati dan lihatlah semuanya akan terlihat baik.” Filosofi yang mendalam, orang-orang yang baik, dan mengajarkan ku menjadi seorang introvert itu tidak baik.
Senja pun tiba tak terasa tawa canda dan cerita dan suguhan kopi yang mereka buat dari air yang dimasak dari kayu api begitu terasa hangat seperti keluarga. Aku Pamit untuk pulang, aku dan Sandy pun berjalan berjalan melewati naikan itu dan tiba-tiba Sandy menyruhku ungtuk melihat kebelakang “Lihatlah tempat itu dari sini, dan langit senja yang indah itu aa pendapatmu?” aku tersadar hari itu indah, begitu banyak hal tak aku syukuri dalam hidup ini. Pengalam yang tak aku lupakan dan begitu juga orang-orang itu, aku berterimakasih kepada Tuhan telah mengubahkan ku melalui mereka orang-orang yang baik dan mencitai alam. Mereka adalah teman-teman yang tak akan aku lupakan sampai kapanpun. Sandy mengantarku pulang, dan aku juga banyak berterimasih telah mengajakku dan kami menjadi teman yang baik dan sejak saat itu juga aku suka bersosialisasi dan lebih terbuka aku lebih memiliki banyak teman-teman yang baik.



Kamis, 05 Oktober 2017

PRINSIP-PRINSIP PEMBELAJARAN

Prinsip sendiri berarti kebenaran umum atau fundamental yang dijadikan pedoman.
Prinsip pembelajaran itu berkaitan dengan perhatian dan motivasi, keaktifan, keterlibatan langsung/pengalaman, pengulangan, tantangan, balikan dan penguatan, serta perbedaan individu.
1. Perhatian dan motivasi
     Perhatian sangatlah penting dengan pembelajaran, tanpa perhatian tidak mungkin proses pembelajaran dapat berlangsung dengan baik. Perhatian peserta didik dalam pembelajaran akan timbul pada siswa jika pembelajaran atau materi tersebut sesuai dengan kebutuhannya. Selain itu motivasi juga sangat dibutuhkan, keinginan seseorang dalam belajar dan pembelajaran apabila adanya motivasi dari dalam dirinya. Selain itu motivasi juga dapat diterima dari keluarga, teman, guru, dll.
2. Keaktifan 
     Peserta didik dapat paham akan materi dan dapat  memecahkan suatu permasalahan jika peserta didik itu sendiri  memiliki keaktifan untuk dapat mencapainya, keaktifan yang mulai dari fisik sampai psikis. Maka ini dapat dikatakan pembelajaran yang baik bukan hanya sekedar menghapal materi-materi tetapi peserta didik dapat mempraktekkan dan mengajukan pendapat-pendapat mereka.
3. Keterlibatan langsung
     Pembelajaran yang baik adalah belajar dari pengalam langsung, untuk itu peserta didik harulah terlibat langsung dalam kegiatan pembelaran fisik maupun non fisik, prinsip ini sangat diperlukan agar memicu perasaan peserta didik yang merasa dirinya berharga dan ini menyebabkan peserta didik menikmati dan memahami proses pembelajaran.
 4. Pengulangan
     Menurut teori ini bahwa belajar adalah melatih daya-daya yang ada pada manusia yang terdiri dari daya mengamat, menangkap, mengingat, menghayal, merasakan, berpikir dan sebagainya. Maka peserta didik diwajibkan untuk melakukan pengulangan dalam proses belajar selain untuk melatih, pengulangan dapat membuat materi pembelajaran yang disampaikan pendidik tidak hilang begitu saja tetapi dapat diingat dengan baik.
5. Tantangan   
     Dengan adanya tantangan peserta didik akan merasa tertantang untuk melakukan dan menyelesaikan suatu permasalahan tanpa adanya tantangan peserta didik merasa bodoh dan kurang kreatif sehingga tidak menguasai materi yang disampaikan. Untuk itu tantangan sangatlah dibutuhkan agar peserta didik dapat mengatasi hambatan dan permasalahn materi dan bergairah untuk menyesaikannya,
6. Balikan atau Penguatan
     Pemicu semaangat belar peserta didik akan besar apabila adanya penguatan yang membuatnya semangat dan penting untuk belajar. Contohnya jika seorang peserta didik mendapat nilai ulangan yang jelek, jika dia terus-terusan mendapat nilai ulangan yang jelek maka ia bisa tinggal kelas. Karena tidak ingin tinggal kelas, maka peserta didik tersebut akan lebih giat untuk belajat. Ini lah yang disebut dengan penguat. Dan jikalau seorang peserta didik tersebut telah mendapat nilai yang baik dan para pendidik juga memberikan semangat dan reward terhadap peserta didik tersebut maka peserta didik tersebut akan berusaha untuk lebih baik lagi dan inilah balikan yang didapatkan untuk membangkitkan semangat belajar siswa.
7. Perbedaan individu
     Setiap peserta didik pastilah memiliki karakter, sifat, psikis, latar belakang dan sebagainya. Untuk itu pendidik haruslah mengerti dan memahami perbedaan ciri-ciri tersendiri yang dimiliki para peserta didiknya maka pendidik haruslah memiliki pengaturan, strategi dan tahap pendekatan juga metode untuk dapat mengenali cara yang ampuh untuk mengajar peserta didik.

Mengapa pendidik penting untuk mengetahui prinsip-prinsip pembelajaran?
Singkatnya, bagaimana mungkin pembelajaran dapat terlaksana dengan baik jika pendidiknya tidak dapat memahami dan tidak memiliki strategi untuk mengajari peserta didik untuk dapat memahami dengan baik materi-materi yang akan disampaikan. Untuk itu pendidik diwajibkan untuk mengerti prinsip-prinsip pembelajar agar pendidik dapat memahami kebutuhan peserta didik dan mengerti cara menyalurkan pengetahuan dengan baik kepada peserta didik.